<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Xaveriusboneto's Weblog</title>
	<atom:link href="http://xaveriusboneto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Dec 2008 23:14:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='xaveriusboneto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Xaveriusboneto's Weblog</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://xaveriusboneto.wordpress.com/osd.xml" title="Xaveriusboneto&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://xaveriusboneto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KEBENARAN TENTANG NATAL</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/12/29/kebenaran-tentang-natal/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/12/29/kebenaran-tentang-natal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 23:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Kristiani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xaveriusboneto.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Quotes by : www.yesuskritus.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=20&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong></strong></p>
<div style="text-align:center;"><strong><img src="http://www.yesuskristus.com/natal.jpg" alt=" " width="150" height="110" /></strong></div>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial;">Ternyata Perayaan Natal bukan berasal dari agama Kristen, tetapi merupakan ajaran Pagan/Penyembah Berhala. Silakan membaca seluk beluk perayaan Natal dikupas secara lengkap oleh Herbert W. Armstrong seorang Pastor Worldwide Church of God yang berkedudukan di Amerika Serikat. Dia juga sebagai kepala editor majalah Kristen &#8220;Plain Truth&#8221; yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">THE PLAIN TRUTH ABOUT CHRISTMAS (By Herbert W. Armstrong)</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">DAFTAR ISI </span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">1. Tentang Penulis Herbert W. Armstrong (1892-1986)-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">2. Kenangan Natal Dimasa Kecilku-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">3. Sejarah Natal-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">4. Yesus tidak lahir pada 25 Desember-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">5. Proses Natal Masuk Gereja-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">6. Asal usul Natal-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">7. Asal Usul Pohon Natal-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">8. Siapa Santa Claus / Sinterklas itu ?-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">9. Kata Bible tentang Pohon Natal-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">10. Hadiah Natal-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">11. Hadiah untuk Yesus-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">12. Natal Memuliakan Tuhan ?-</span><br />
<span style="font-family:Arial;">13. Tanpa Disadari kita kembali ke masa Babilonia-</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Masyhud SM dalam buku &#8220;Misteri Natal&#8221; Tentang Seluk beluk perayaan Natal dikupas secara lengkap oleh Herbert W. Armstrong kepala editor majalah Kristen &#8220;Plain Truth&#8221; yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.</span></p>
<p><strong><span style="font-family:Arial;">1. Tentang Penulis Herbert W. Armstrong (1892-1986)</span></strong><strong><br />
</strong><br />
<span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Herbert W. Amstrong yang sangat dihormati di kalangan pejabat, pebisnis, industriawan dan ilmuwan di seluruh dunia ini adalah seorang Pastur Worldwide Church of God yang berkedudukan di Amerika Serikat. Dia juga sebagai kepala editor majalah Kristen &#8220;Plain Truth&#8221; yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Majalah ini didirikan pada tahun 1934, dan beredar ke seluruh dunia. Pada tahun 1947, Amstrong mendirikan Ambassador College yang sekarang memiliki dua kampus besar di Pasadena California dan di Big Sandy Texas. Juga mendirikan dan sebagai kepala Ambassador International Cultural Foundation, yang bergerak di bidang kebudayaan, bantuan pada masyarakat miskin, dan gerakan kemanusiaan.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dia sudah mengunjungi sekitar 70 negara untuk memberitakan Injil sebagai Kerajaan Tuhan. Bahkan Amstrong mendapatkan kehormatan dari kepala negara yang memiliki perbedaan keyakinan dengannya seperti di Jepang, India, Afrika Selatan, China, Israel dan Mesir. Pada usianya yang sudah mencapai 90 tahun, Amstrong masih aktif menulis, ceramah di televisi dan di depan publik. Di antara buku hasil tulisannya adalah: The Wonderful World Tomorrow, What it Will be Like dan The United State and Britain in Prophecy.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">2. Kenangan Natal Dimasa Kecilku</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Ketika saya masih kecil, di saat malam Natal, saya biasa diajari dan disuruh menggantungkan kaos kaki di dinding dekat ruangan perapian. Esok harinya, kaos kaki tersebut penuh dengan hadiah-hadiah berupa mainan atau</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">kotak makanan kesenangan saya. Selain hadiah tersebut, juga terdapat sebatang pohon Natal yang dihiasi bunga-bunga kertas berwarna perak dan emas. Di pohon ini pula, aneka rupa hadiah untuk anak-anak bergelantungan di dahannya dan berserakan di bawahnya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Menurut para orang tua, semua hadiah Natal itu dibawa oleh Sinterklas atau Santa Clause yang telah datang di malam hari, melalui cerobong asap perapian. Seperti anak-anak lainnya, semua cerita itu saya telah begitu saja dengan penuh keyakinan. Tentu anda pun demikian. Sebab kita dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan kehidupan yang penuh dengan adat kebiasaan yang harus kita terima, tanpa bertanya-tanya, yang dapat menimbulkan suasana yang</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">tidak menyenangkan.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Mengapa kita bersikap demikian?</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Instink hewanikah, sehingga kita ikut-ikutan dengan apa saja yang dilakukan oleh kebanyakan orang? Kambing memang akan tetap mengikuti kelompoknya, walaupun digiring untuk dipotong sekalipun. Tetapi sebagai manusia,</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">seharusnya bersikap kritis dengan menggunakan akal sehat. </span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sebagai orang Kristen yang baik, kita tidak pernah menyelidiki, mengapa kita melakukan semua itu dan mengapa semua orang percaya bahwa yang mereka kerjakan itu benar. Seharusnya, sebagai umat Kristen yang ingin melaksanakan ajaran-ajaran Tuhan, kita harus bertanya, apakah upacara natal itu benar-benar ajaran Kristen? Apakah cara-cara merayakan Natal itu tidak mengajarkan kebohongan kepada masyarakat, yang merupakan larangan Tuhan?</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Adakah firman Tuhan yang Hidup maupun firman tertulisNya yang memerintahkan kita untuk melakukannya? Apakah Yesus dan para Rasul juga melakukan seperti apa yang kita meriahkan selama ini? Apakah kebiasaan tukar-menukar hadiah Natal dengan teman dan kerabat dekat, juga betul-betul mengikuti ajaran</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tuhan di dalam Bibel? Dan seterusnya . dan seterusnya .</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Hampir semua orang berpendapat dan mengira bahwa semua upacara dan kebiasaan itu berasal dari ajaran Gereja. Tetapi betulkan semua pendapat dan perkiraan itu?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Mudah-mudahan fakta yang saya tulis dalam buku ini dapat meluruskan semua pendapat yang dapat menyesatkan dan merusak ajaran Tuhan yang sebenar-benarnya. Mungkin tulisan saya yang berdasarkan pada kenyataan ini</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">akan mengejutkan orang Kristen, termasuk anda sendiri. </span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">3. SEJARAH NATAL</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kata Christmas (Natal) yang artinya Mass of Christ atau disingkat Christ-Mass, diartikan sebagai hari untuk merayakan kelahiran &#8220;Yesus&#8221;. Perayaan yang diselenggarakan oleh non-Kristen dan semua orang Kristen ini</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">berasal dari ajaran Gereja Kristen Katolik Roma. Tetapi, dari manakah mereka mendapatkan ajaran itu?</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
<span style="font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sebab Natal itu bukan ajaran Bible (Alkitab), dan Yesus pun tidak pernah memerintah para muridnya untuk menyelenggarakannya. Perayaan yang masuk dalam ajaran Kristen Katolik Roma pada abad ke empat ini adalah berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Karena perayaan Natal yang diselenggarakan di seluruh dunia ini berasal dari Katolik Roma, dan tidak memiliki dasar dari kitab suci, maka marilah kita dengarkan penjelasan dari Katolik Roma dalam Catholic Encyclopedia, edisi 1911, dengan judul &#8220;Christmas&#8221;, anda akan menemukan kalimat yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="color:#000000;"><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">&#8220;Christmas was not among the earliest festivals of Church. the first evidence of the feast is from Egypt. Pagan customs centering around the January calends gravitated to christmas.&#8221; </span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">&#8220;Natal bukanlah diantara upacara-upacara awal Gereja. bukti awal menunjukkan bahwa pesta tersebut berasal dari Mesir. Perayaan ini diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari ini, kemudian dijadikan hari kelahiran Yesus.&#8221; Dalam Ensiklopedi itu pula, dengan judul &#8220;Natal Day,&#8221; Bapak Katolik pertama, mengakui bahwa:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;In the Scriptures, no one is recorded to have kept a feast or held a great banquet on his birthday. It is only sinners (like Paraoh and Herod) who make great rejoicings over the day in which they were born into this world.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Di dalam kitab suci, tidak seorang pun yang mengadakan upacara atau menyelenggarakan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Encyclopedia Britannica, yang terbit tahun 1946, menjelaskan sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Christmas was not among the earliest festivals of the church. It was not instituted by Christ or the apostles, or by Bible authority. It was picked up of afterward from paganism.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Natal bukanlah upacara-upacara awal gereja. Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya, dan Bible (Alkitab) juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">kafir penyembah berhala.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Encyclopedia Americana terbitan tahun 1944 juga menyatakan sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Christmas. It was, according to many authorities, not celebrated in the first centuries of the Christian church, as the Christian usage in general was to celebrate the death of remarkable persons rather than their birth.&#8221; (The &#8220;Communion,&#8221; which is instituted by New Testament Bible authority, is a memorial of the death of Christ.)&#8221;. A feast was established in memory of this event (Christ&#8217;s birth) in the fourth century. In the fifth century the Western Church ordered it to be celebrated forever on the day of the old Roman feast of the birth of Sol, as no certain knowledge of the day of Christ&#8217;s birth existed.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya, umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">tersebut..&#8221; (&#8220;Perjamuan Suci&#8221; yang termaktub dalam Kitab Perjanjian Baru, hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus.)&#8221;. Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad keempat</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Masehi. Pada abad kelima, Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari &#8220;Kelahiran Dewa Matahari.&#8221; Sebab tidak seorang pun</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">yang mengetahui hari kelahiran Yesus.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sekarang perhatikan! Fakta sejarah telah membeberkan kepada kita bahwa mulai lahirnya gereja Kristen pertama sampai dua ratus atau tiga ratus tahun kemudian jarak waktu yang lebih lama dari umur negara Amerika Serikat</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">upacara Natal tidak pernah dilakukan oleh umat Kristen. Baru setelah abad keempat, perayaan ini mulai diselenggarakan oleh orang-orang Barat, Roma dan Gereja. Menjelang abad kelima, Gereja Roma memerintahkan untuk merayakannya sebagai hari raya umat Kristen yang resmi.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">4. YESUS TIDAK LAHIR PADA 25 DESEMBER</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sungguh amat mustahil jika Yesus dilahirkan pada musim dingin! (Di wilayah Yudea, setiap bulan Desember adalah musim salju dan hawanya sangat dingin) Sebab Injil Lukas 2:11 menceritakan suasana di saat kelahiran Yesus sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: &#8220;Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tidak mungkin para penggembala ternak itu berada di padang Yudea pada bulan Desember. Biasanya mereka melepas ternak ke padang dan lereng-lereng gunung. Paling lambat tanggal 15 Oktober, ternak tersebut sudah dimasukkan ke kandangnya untuk menghindari hujan dan hawa dingin yang menggigil. Bibel sendiri dalam Perjanjian Lama, kita Kidung Agung 2: dan Ezra 10:9, 13 menjelaskan bahwa bila musim dingin tiba, tidak mungkin pada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka di malam hari.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Adam Clarke mengatakan: <em>&#8220;It was an ancient custom among Jews of those days to send out their sheep to the field and desert about the Passover (early spring), and bring them home at commencement of the first rain.&#8221;</em> (Adam</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Clarke Commentary, Vol.5, page 370, New York).</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Adalah kebiasaan lama bagi orang-orang Yahudi untuk menggiring domba-domba mereka ke padang menjelang Paskah (yang jatuh awal musim semi), dan membawanya pulang pada permulaan hujan pertama).&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Adam Clarke melanjutkan: <em>&#8220;During the time they were out, the sepherds watch them night and day. As.</em></span></span><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">the first rain began early in the month of Marchesvan, which answers to part of our October and November (begins sometime in october), we find that the sheep were kept out in the open country during the whole summer. And, as</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">these sepherds had not yet brought home their flocks, it is a presumptive argument that october had not yet commenced, and that, consequently, our Lord was not born on the 25th of December, when no flock were out in the</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">fields; nor could He have been born later than September, as the flocks were still in the fields by night. On this very ground, the Nativity in December should be given up. The feeding of the flocks by night in the fields is a chronological fact. See the quotation from the Talmudists in Lightfoot.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Selama domba-domba berada di luar, para penggembala mengawasinya siang dan malam. Bila. hujan pertama mulai turun pada bulan Marchesvan, atau antara bulan Oktober dan November, ternak-ternak itu mulai dimasukkan ke</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">kandangnya. Kita pun mengetahui bahwa domba-domba itu dilepas di padang terbuka selama musim panas. Karena para penggembala belum membawa pulang domba-dombanya, berarti bulan Oktober belum tiba. Dengan demikian dapatlah diambil kesimpulan bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, ketika tidak ada domba-domba berkeliaran di padang terbuka di malam hari. Juga tidak mungkin dia lahir setelah bulan September, karena di bulan inilah domba-domba masih berada di padang waktu malam. Dari berbagai bukti inilah, kemungkinan lahir di bulan Desember itu harus disingkirkan. Memberi makan ternak di malam hari, adalah fakta sejarah. sebagaimana yang diungkapkan oleh Talmud (kitab suci Yahudi) dalam bab &#8220;Ringan Kaki&#8221;.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Di ensiklopedi mana pun atau juga di kitab suci Kristen sendiri akan mengatakan kepada kita bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Catholic Encyclopedia sendiri secara tegas dan terang-terangan mengakui fakta ini.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tidak seorang pun yang mengetahui, kapan hari kelahiran Yesus yang sebenarnya. Jika kita meneliti dari bukti-bukti sejarah dan kitab suci Kristen sendiri, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa Yesus lahir pada awal musim gugur yang diperkirakan jatuh pada bulan September atau sekitar 6 bulan setelah hari Paskah.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Jika Tuhan menghendaki kita untuk mengingat-ingat dan merayakan hari kelahiran Yesus, niscaya dia tidak akan menyembunyikan hari kelahirannya.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">5. PROSES NATAL MASUK KE GEREJA</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge dalam artikelnya yang berjudul &#8220;Christmas&#8221; menguraikan dengan jelas sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;How much the date of the festival depended upon the pagan Brumalia (Dec.25) following the Saturnalia (Dec.17-24), and celebrating the shortest day of the year and the &#8216;new sun&#8217;. can not be accurately determined. The pagan Saturnalia and Brumalia were too deeply entrenched in popular custom to be set aside by Christian influence. The pagan festival with its riot and merrymaking was so popular that Christians were glad of an excuse to</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">continue its celebration with little change in spirit and in manner. Christian preachers of the West and the Near East protested against the unseemly frivolity with which Christ&#8217;s birthday was celebrated, while Christians of Mesopotamia accused their Western brethren of idolatry and sun worship for adopting as Christian this pagan festival.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Sungguh banyak tanggal perayaan yang terkait pada kepercayaan kafir Brumalia (25 Desember) sebagai kelanjutan dari perayaan Saturnalia (17-24 Desember), dan perayaan menjelang akhir tahun, serta festival menyambut kelahiran matahari baru. Adat kepercayaan Pagan Brumalia dan Saturnalia yang sudah sangat populer di masyarakat itu diambil Kristen. Perayaan ini dilestarikan oleh Kristen dengan sedikit mengubah jiwa dan tata caranya. Para pendeta Kristen di Barat dan di Timur Dekat menentang perayaan kelahiran Yesus Kristus yang meniru agama berhala ini. Di samping itu Kristen Mesopatamia menuding Kristen Barat telah mengadopsi model penyembahan kepada dewa Matahari.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Perlu diingat! Menjelang abad pertama sampai pada abad keempat Masehi, dunia dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politeisme. Sejak agama Kristen masih kecil sampai berkembang pesat, para pemeluknya dikejar-kejar</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">dan disiksa oleh penguasa Romawi. Setelah Konstantin naik tahta menjadi kaisar, kemudian memeluk agama Kristen pada abad ke-4 M. dan menempatkan agama sejajar dengan agama kafir Roma, banyak rakyat yang berbondong-bondong memeluk agama Kristen.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tetapi karena mereka sudah terbiasa merayakan hari kelahiran dewa-dewanya pada tanggal 25 Desember, mengakibatkan adat tersebut sulit dihilangkan. Perayaan ini adalah pesta-pora dengan penuh kemeriahan, dan sangat disenangi oleh rakyat. Mereka tidak ingin kehilangan hari kegembiraan seperti itu. Oleh karena itu, meskipun sudah memeluk agama Kristen, mereka tetap melestarikan upacara adat itu. Di dalam artikel yang sama, New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge menjelaskan bagaimana kaisar Konstantin tetap merayakan hari</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Sunday&#8221; sebagai hari kelahiran Dewa Matahari. (Sun = Matahari, Day = Hari &#8211; dalam bahasa Indonesia disebut hari Minggu &#8212; pen.) Dan bagaimana pengaruh kepercayaan kafir Manichaeisme yang menyamakan Anak Tuhan (Yesus) identik dengan Matahari, yang kemudian pada abad ke-4 Masehi kepercayaan itu masuk dalam agama Kristen.</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sehingga perayaan hari kelahiran Sun-god (Dewa Matahari) yang jatuh pada tanggal 25 Desember, diresmikan menjadi hari kelahiran Son of God (Anak Tuhan &#8211; Yesus).</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Demikianlah asal usul &#8220;Christmas &#8211; Natal&#8221; yang dilestarikan oleh dunia Barat sampai sekarang. Walaupun namanya diubah menjadi selain Sun-day, Son of God, Christmas dan Natal, pada hakikatnya sama dengan merayakan hari</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">kelahiran dewa Matahari. Sebagai contoh, kita bisa saja menamakan kelinci itu dengan nama singa, tetapi bagaimanapun juga fisiknya tetap kelinci. Marilah kita kembali membaca Encyclopaedia Britannica yang mengatakan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Certain Latins, as early as 354, may have transferred the birthday from January 6th to December, which was then a Mithraic feas. or birthday of the unconquered SUN. The Syrians and Armenians, who clung to January 6th,</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">accused the Romans of sun worship and idolatry, contending. that the feast of December 25th, had been invented by disciples of Cerinthus.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Kemungkinan besar bangsa Latin/Roma sejak tahun 354 M. telah mengganti hari kelahiran dewa Matahari dari tanggal 6 Januari ke 25 Desember, yang merupakan hari kelahiran Anak dewa Mitra atau kelahiran dewa Matahari yang tak terkalahkan. Tindakan ini mengakibatkan orang-orang Kristen Syiria dan Armenia marah-marah. Karena sudah terbiasa merayakan hari kelahiran Yesus pada tanggal 6 Januari, mereka mengecam bahwa perayaan tanggal 25 Desember itu adalah hari kelahiran Dewa Matahari yang dipercayai oleh bangsa Romawi. Penyusupan ajaran ini ke dalam agama Kristen, dilakukan oleh Cerinthus.&#8221;</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">6. ASAL USUL NATAL</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kita mewarisi Natal berasal dari Gereja Katolik Roma, dan gereja itu mendapatkannya dari kepercayaan pagan (kafir) Politeisme, lalu dari manakah agama kafir itu mendapatkan ajaran itu? Dimana, kapan, dan bagaimana bentuk asli ajaran itu?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Bila kita telusuri mulai dari ayat-ayat Bible (Alkitab) sampai pada sejarah kepercayaan bangsa Babilonia kuno, niscaya akan ditemukan bahwa ajaran itu berasal dari kepercayaan berhala yang dianut oleh masyarakat Babilonia di bawah raja Nimrod (Namrud &#8211; di masa inilah nabi Ibrahim lahir). Jelasnya, akar kepercayaan ini tumbuh setelah terjadi banjir besar di masa nabi Nuh.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Nimrod, cucu Ham, anak nabi Nuh, adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia. Sejak itulah terdapat dasar-dasar pemerintahan dan negara, dan sistem ekonomi dengan cara bersaing untuk meraih keuntungan. Nimrod inilah mendirikan menara Babel, membangun kota Babilonia, Nineweh dan kota-kota lainnya. Dia pula yang pertama membangun kerajan di dunia. Nama &#8220;Nimrod&#8221; dalam bahasa Hebrew(Ibrani) berasal dari kata &#8220;Marad&#8221; yang artinya &#8220;dia membangkang atau murtad&#8221; (Karena bahasa Ibrani serumpun dengan bahasa Arab, silahkan anda membandingkan kata &#8220;Marad&#8221; dengan kata Arab &#8220;Ridda&#8221; atau &#8220;murtad&#8221;. Pen)</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dari catatan-catatan kuno, kita mengetahui perjalanan Nimrod ini, yang mengawali pemurtadan terhadap Tuhan dan menjadi biang manusia pembangkang di dunia sampai saat ini. Jumlah kejahatannya amat banyak, diantaranya, dia</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal dunia, ibu yang merangkap sebagai istri tersebut menyebarkan ajaran bahwa Roh Nimrod tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati.</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen yang tumbuh dari sebatang kayu yang mati, yang ditafsirkan oleh Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati. Untuk mengenang hari</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon evergreen ini dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. 25 Desember itulah hari kelahiran Nimrod. Dan inilah asal usul pohon Natal.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Melalui pengaruh dan pemujaannya kepada Nimrod, Semiramis dianggap sebagai &#8220;Ratu Langit&#8221; oleh rakyat Babilonia. Dengan berbagai julukan, akhirnya Nimrod dipuja sebagai &#8220;Anak Suci dari Sorga&#8221;. Melalui perjalanan sejarah dan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">pergantian generasi dari masa ke masa, dari satu bangsa ke bangsa lainnya, penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi Mesiah Palsu yang berupa dewa Baal, anak dewa Matahari. Dalam sistem kepercayaan Babilonia</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">ini, &#8220;Ibu dan anak&#8221; (Semiramis dan Nimrod yang lahir kembali) menjadi obyek penyembahan. Ajaran penyembahan kepada ibu dan anak ini menyebar luas sampai di luar Babilonia dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda, sesuai dengan bahasa negara-negara yang ditempatinya. Di Mesir dewa-dewi itu bernama Isis dan Osiris. Di Asia bernama Cybele dan Deoius. Dalam agama Pagan Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, China, Jepang, Tibet bisa ditemukan adat pemujaan terhadap dewi Madonna, jauh sebelum Yesus lahir!</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sampai pada abad ke-4 dan ke-5 Masehi, ketika dunia pagan (penyembah banyak dewa) Romawi menerima agama baru yang disebut &#8220;Kristen,&#8221; dengan membawa adat dan kepercayaan pagan mereka yang lama. Akibatnya kepercayaan kepada Dewi Madonna, Ibu dan Anak juga menjadi populer, terutama di waktu hari Natal. Di</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">setiap musim Natal kita selalu mendengar lagu-lagu atau hymne: &#8220;Silent Night&#8221; atau &#8220;Holy Night&#8221; yang sangat akrab dengan tema pemujaan terhadap Ibu dan Anak.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kita yang sejak lahir diwarnai oleh alam budaya Babilonia, telah diajarkan untuk mengagungkan dan memuliakan semua tradisi yang berasal dari jaman jahiliyah kuno itu. Kita tidak pernah bertanya untuk mengetahui dari manakah</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">asal usul adat seperti itu &#8211; Apakah ia berasal dari ajaran Bible (Alkitab), ataukah ia berasal dari kepercayaan penyembah berhala yang sesat?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kita terperangah seakan-akan tidak mau menerima kebenaran ini, karena seluruh dunia terlanjur telah melakukannya. Lebih aneh lagi, sebagian besar meremehkan dan mencemooh kebenaran ini. Namun Tuhan telah berfirman kepada</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">para utusannya yang setia:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Katakan dengan lantang, dan jangan menghiraukan penghinaan mereka! Kumandangkan suaramu seperti terompet!</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dan tunjukkan di depan umatKu tentang kesesatan mereka!&#8221; Memang kenyataan ini sungguh sangat mengejutkan bagi mereka, meskipun ini adalah fakta sejarah dan berdasarkan kebenaran dari Bibel (Alkitab).</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Babilonia kuno yang belum mengenal agama yang benar. Tradisi ini diwariskan puluhan abad yang lampau sampai kepada kita.</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Di Mesir</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">, ia</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"> dipercayai bahwa Dewi Isis (Dewi Langit) melahirkan anaknya yang tunggal pada tanggal 25 Desember. Hampir semua orang-orang penyembah berhala (paganis) di dunia waktu itu, merayakan ulang tahun (Natal) anak</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">dewi Isis ini jauh sebelum kelahiran Yesus.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dengan demikian, sudah jelas bagi kita bahwa 25 Desember itu bukanlah hari kelahiran Yesus Kristus. Para murid Yesus dan orang-orang Kristen abad pertama tidak pernah menyelenggarakan Natal, meskipun hanya sekali. Tidak</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">ada ajaran atau pun perintah perayaan Natal di dalam Bibel. Sekali lagi, perayaan Natal atau Christmas itu adalah ulang tahun anak dewa yang dianut oleh para paganis, dan bukan dari ajaran Kristen. Percaya atau tidak, terserah anda!</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Upacara ini berasal dari cara-cara pemujaan yang dikenal dengan &#8220;Chaldean Mysteries&#8221; (Misteri Kaldea) berasal dari ajaran Semiramis, isteri Nimrod. Kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun hingga sekarang dengan wajah baru yang disebut Kristen.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">7. ASAL MULA POHON NATAL</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sekarang dari manakah kita mendapatkan kebiasaan memasang pohon Natal itu? Diantara para penganut agama Pagan kuno, pohon itu disebut &#8220;Mistletoe&#8221; yang dipakai pada saat perayaan musim panas, karena mereka harus memberikan persembahan suci kepada matahari, yang telah memberikan mukjizat penyembuhan.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kebiasaan berciuman di bawah pohon itu merupakan awal acara di malam hari, yang dilanjutkan dengan pesta makan dan minum sepuas-puasnya, sebagai perayaan yang diselenggarakan untuk memperingati kematian &#8220;Matahari Tua&#8221; dan kelahiran &#8220;Matahari Baru&#8221; di musim panas.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Rangkaian bunga suci yang disebut &#8220;Holly Berries&#8221; juga dipersembahkan kepada dewa Matahari. Sedangkan batang pohon Yule dianggap sebagai wujud dari dewa matahari. Begitu pula menyalakan lilin yang terdapat dalam upacara</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kristen hanyalah kelanjutan dari kebiasaan kafir, sebagai tanda penghormatan terhadap dewa matahari yang bergeser menempati angkasa sebelah selatan. Encyclopedia Americana menjelaskan sebagai berikut: <em>&#8220;The Holly, the Mistletoe, the Yule log. are relics of pre-Christian times.&#8221; </em>&#8220;Rangkaian bunga Holly, pohon Mistletoe dan batang pohon Yule. yang dipakai sebagai penghias malam Natal adalah warisan dari zaman sebelum Kristen.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sedangkan buku Answer to Question yang ditulis oleh Frederick J. Haskins menyebutkan bahwa:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;The use of Christmas wreath is believed by authorities to be traceable to the pagan customs of decorating buildings and places of worship at the feast which took place at the same time as Christmas. The Christmas tree is from</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="color:#000000;"><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Egypt</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">, and its origin date from a period long anterior to the Christian Era.&#8221;</span></em></span><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Hiasan yang dipakai pada upacara Natal adalah warisan dari adat agama penyembah berhala (paganisme), yang menghiasi rumah dan tempat peribadatan mereka yang waktunya bertepatan dengan malam Natal sekarang. Sedangkan pohon Natal berasal dari kebiasaan Mesir Kuno, yang masanya lama sekali sebelum lahirnya agama Kristen.&#8221;</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">8. SIAPA SANTA CLAUS/SINTERKLAS ITU?</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Santa Claus bukan ajaran yang berasal dari paganisme, tetapi juga bukan ajaran Kristen. Sinterklas ini adalah ciptaan seorang pastur yang bernama &#8220;Santo Nicolas&#8221; yang hidup pada abad ke empat Masehi. Hal ini dijelaskan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">oleh Encyclopedia Britannica, volume 19 halaman 648-649, edisi kesebelas, yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;St. Nicholas, bishop of Myra, a saint honored by the Greek and Latins on the 6th of December. A Legent of his surreptitious bestowal of dowries on the three daughters of an improverrished citizen. is said to have originated</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">the old custom of giving presents in secret on the Eve of St. Nicholas (Dec.6), subsequently transferred to Christmas day. Hence the association of Christmas with Santa Claus.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;St. Nicholas, adalah seorang pastur di Myra yang amat diagung-agungkan oleh orang-orang Yunani dan Latin setiap tanggal 6 Desember. Legenda ini berawal dari kebiasaannya yang suka memberikan hadiah secara sembunyi-sembunyi kepada tiga anak wanita miskin. untuk melestarikan kebiasaan lama dengan memberikan hadiah secara tersembunyi itu digabungkan ke dalam malam Natal. Akhirnya tarkaitlah antara hari Natal dan Santa Claus.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sungguh merupakan kejanggalan! Orang tua menghukum anaknya yang berkata bohong. Tetapi di saat menjelang Natal, mereka membohongi anak-anak dengan cerita Sinterklas yang memberikan hadiah di saat mereka tidur. Bukankah ini suatu keanehan, ketika anak-anak menginjak dewasa dan mengenal kebenaran, pasti akan beranggapan bahwa Tuhan hanyalah mitos atau dongeng belaka?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dengan cara ini tidak sedikit orang yang merasa tertipu, dan mereka pun mengatakan:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Ya, saya akan membongkar pula tentang mitos Yesus Kristus!&#8221; Inikah ajaran Kristen yang mengajarkan mitos dan kebohongan kepada anak-anak? Padahal Tuhan sudah mengatakan:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Janganlah menjadi saksi palsu. Dan ada cara yang menurut manusia betul, tetapi sebenarnya itu adalah ke jalan kematian dan kesesatan.&#8221; Oleh karena itu, upacara &#8220;Si Santa Tua&#8221; itu juga merupakan Setan.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Di dalam kitab suci telah dijelaskan sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. Jadi itu bukanlah hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.&#8221; (II Korintus 11:14)</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dari bukti-bukti nyata yang telah kita ungkap tadi dapatlah diambil kesimpulan, bahwa perayaan Natal atau Christmas itu bukanlah ajaran Kristen yang sebenarnya, melainkan kebiasaan para penyembah berhala (Paganis). Ia warisan dari kepercayaan kuno Babilonia ribuan tahun yang lampau.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">9. KATA BIBEL TENTANG POHON NATAL</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Bagaimana Bibel berbicara tentang Natal, atau mencatat pandangan para murid Yesus atau bapak-bapak geraja awal. Jawabannya sungguh sangat mengejutkan bagi kalangan Kristen sendiri. Sebagaimana yang dikatakan Bibel (Alkitab)</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">pada kitab Yeremia 10:2-4 yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Bukankah berhala itu pohon yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Itulah keterangan yang jelas dari Bibel tentang pohon Natal. Kita dilarang mengikuti kebiasaan bangsa-bangsa penyembah berhala. Sebab hal itu merupakan perbuatan yang sesat menyekutukan Tuhan. Pada ayat kelima dijelaskan bahwa:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Pohon itu tidak bisa berbicara, dan orang harus mengangkatnya, karena ia tidak bisa berjalan sendiri.&#8221;</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Janganlah takut kepadanya, sebab ia tidak dapat berbuat jahat, juga tidak dapat berbuat baik.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sebab mereka bukanlah dewa yang harus ditakuti. Bagi mereka yang tidak pernah membaca atau yang melupakan ayat ini, beranggapan bahwa tidak ada larangan untuk membuat pohon Natal. Tetapi jika telah membacanya, apa yang harus dikatakan?</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">10. HADIAH NATAL</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Acara yang paling penting dari seluruh kegiatan Natal adalah &#8220;The Christmas Shopping Season &#8211; Musim Belanja Natal&#8221; yang dilakukan dengan cara membeli dan tukar menukar hadiah. Mungkin banyak orang yang mengecam kami sambil berkata:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Bukankah Bibel (Alkitab) telah menceritakan kepada kita untuk ditiru? Lupakah kita kisah 3 orang dari timur yang datang ke Betelhem untuk memberikan hadiah ketika Yesus lahir?&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Memang, kami mengetahui cerita itu di dalam Alkitab. Tetapi, silahkan anda melihat keterangan kami yang mengejutkan ini. Marilah menengok sejarah asal usul tukar menukar hadiah itu, kemudian kita bandingkan dengan ayat Alkitab.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Pada Bibliothica Sacra, volume 12, halaman 153-155, kita dapat membaca sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;The interchange of presents between friends is alike characteristic of Christmas and the Saturnalia, and must have been adopted by Christians from the Pagan, as the admonition of Tertullian plainly shows.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Tukar menukar hadiah antar teman di hari Natal serupa dengan adat agama Saturnalia. Kemungkinan besar, kebiasaan ini diadopsi oleh orang-orang Kristen dari agama Pagan, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tertulianus.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dari bukti yang jelas ini, ternyata kebiasaan pertukaran hadiah sesama teman dan famili pada hari Natal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kisah dalam Alkitab tersebut. Acara Natal bukanlah merayakan ulang tahun</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Yesus Kristus, juga bukan untuk menghormatinya. Sebagai contoh, seorang teman yang sangat anda cintai sedang merayakan ulang tahunnya. Bila ingin membahagiakannya di hari kelahirannya itu, apakah anda membeli hadiah untuk teman yang lain? Membeli lagi dan tukar menukar hadiah dengan teman-teman dan kekasih anda, tetapi tidak memberi hadiah apa pun kepada teman yang anda cintai, yang sedang anda rayakan hari ulang</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">tahunnya? Tidakkah disadari keganjilan seperti itu?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sebuah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri yang selalu dilakukan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Mereka menghormati &#8220;sebuah hari&#8221; yang sebenarnya bukan hari kelahiran Yesus Kristus dengan berbelanja dan membeli</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">hadiah sebanyak-banyaknya untuk ditukarkan kepada teman-teman dan kerabatnya. Dari pengalaman saya selama bertahun-tahun, begitu pula pengalaman para pastur dan pendeta; Apabila bulan Desember tiba, hampir semua orang yang mengaku Kristen lupa memberi hadiah kepada Yesus Kristus yang mereka cintai.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Desember adalah bulan yang paling sulit untuk menghidupkan ajaran Yesus. Sebab semua orang terlalu disibukkan untuk membeli dan menukar hadiah daripada mengingat Yesus dan menghidupkan ajarannya. Peristiwa melupakan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Yesus ini terus berlangsung sampai bulan Januari bahkan Pebruari. Sebab mereka harus melunasi biaya pengeluaran yang dibelanjakan pada waktu Natal. Sehingga mereka sulit mengabdi kepada Yesus kembali sebelum bulan Maret.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sekarang, perhatikan apa kata Bibel tentang tiga orang dari timur yang memberikan hadiah kepada Yesus, yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: &#8220;Dimanakah dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-bintang di timur dan kami datang untuk menyembah dia.&#8221; Ketika raja Herodes mendengar tentang hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: &#8220;Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yudea,</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yudea, karena daripadamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umatKu Israel. Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">orang-orang Majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: &#8220;Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai anak itu dan segera sesudah kamu menemukan dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah dia.&#8221; Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya, lalu sujud menyembah dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepadanya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.&#8221;</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">11. HADIAH UNTUK YESUS</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Perhatikanlah dengan teliti. Ayat bibel tersebut menceritakan bahwa pada mulanya orang-orang Majus tersebut menanyakan tentang Bayi Yesus yang lahir sebagai Raja Yahudi. Lalu, mengapa mereka memberi hadiah kepadanya? Apakah karena hari kelahirannya?</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Jawabannya adalah &#8220;Tidak.&#8221; Sebab mereka memberi hadiah beberapa hari bahkan beberapa minggu setelah hari kelahirannya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Bisakah peristiwa ini dipakai pedoman bagi kita untuk melakukan kebiasaan memberi atau saling menukar hadiah di antara kita? Jelas tidak bisa. Sebab orang-orang Majus tersebut tidak saling menukar hadiahnya, tetapi mereka</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">memberi hadiah kepada Yesus. Bukan tukar menukar hadiah sesama teman atau kerabatnya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Mengapa? Silahkan anda membaca buku Adam Clarke Commentary, volume 5, halaman 46 yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Verse 11. (They presented unto him gifts.) The people of the east never approach the presence of kings and great personages, without a present in their hands. The custom is often noticed in the Old Testament, and still prevails in the east, and in some of the newly discored South Sea Islands.&#8221;</span></span></em><em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></em><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Ayat 11. (Mereka memberi hadiah kepadanya.) Adalah kebiasaan orang-orang timur, apabila menghadap raja atau orang-orang terkemuka, mereka selalu membawa hadiah. Kebiasaan seperti ini juga tercantum dalam kitab Perjanjian</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Lama, dan masih berlaku di timur, juga dapat ditemukan di South Sea Islands (Kepulauan Laut Selatan).&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dari keterangan Adam Clarke ini, jelaslah bagi kita, bahwa peristiwa tersebut tidak bisa dipakai pedoman atau dikaitkan dengan kebiasaan Kristen baru dengan menukar hadiah kepada temannya untuk menghormati ulang tahun</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Yesus. Sebaliknya, mereka mengikuti adat orang-orang timur kuno yang memberi hadiah ketika mengharap raja. Mereka mendatangi Yesus, yang lahir sebagai Raja Yahudi. Sebagaimana ratu Sheba (Balqis) membawa hadiah kepada raja Salomo (Sulaiman). Bahkan seperti sekarang ini, para tamu negara pasti membawa hadiah atau cindera mata apabila datang ke White House (Gedung Putih) untuk menemui presiden.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Jadi kebiasaan menukar hadiah ini bukanlah dari ajaran Kristen, melainkan hanya merupakan pelestarian tradisi lama yang dilakukan oleh orang-orang pagan (penyembah berhala). Di saat menjelang Natal atau Christmas yang katanya untuk menghormati Kristus dan menghidupkan ajarannya, justru orang-orang Kristen bertambah set back (jauh) dari ajaran Yesus.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">12. NATAL MEMULIAKAN TUHAN?</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Ada dua alasan yang dipakai dasar oleh orang-orang yang menyelenggarakan Natal, sebagai cara untuk menghormati Yesus Kristus, meskipun mereka mengetahui bahwa perayaan itu warisan kepercayaan Paganisme:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">1. Banyak yang mengajukan alasan: &#8220;Walaupun kita tidak mengetahui secara tepat hari kelahiran Yesus, apa salahnya kita memilih hari untuk merayakan ulang tahunnya.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Kami akan menjawab dengan pasti &#8220;Tidak bisa&#8221;. Sebab dalam Catholic Encyclopedia (Eksiklopedi Katolik) telah dijelaskan:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Sinners alone, not saints, celebrate their birthday = Hanya orang kafir, bukan orang-orang suci, yang merayakan hari ulang tahun mereka.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Perayaan ulang tahun bukan berasal dari agama Kristen, melainkan dari ajaran agama kafir.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">2. Ada pula yang beralasan: &#8220;Walaupun Natal itu kebiasaan orang-orang kafir (pagan) yang menyembah dewa matahari, tetapi kita tidak menyembah dewa tersebut, melainkan untuk menghormati Yesus Kristus.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tetapi sudahkah kita mendengarkan jawaban Tuhan melalui firmannya yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang tuhan mereka dengan berkata: &#8220;Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada tuhan mereka? Aku pun mau berlaku begitu.&#8221; Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap Tuhanmu. Sebab segala yang menjadi kekejian bagi Tuhan, apa yang dibenciNya, itulah yang dilakukan mereka bagi tuhan mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi tuhan mereka.&#8221; (Ulangan 12:30-31)</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Tuhan berfirman dengan jelas dalam kitab suciNya, bahwa Dia tidak mau menerima dalam bentuk penyembahan yang menyerupai atau meniru cara penyembahan orang-orang kafir kepada tuhannya. Cara penyembahan seperti itu sangat menjijikkan bagi Tuhan. BagiNya, pemujaan yang demikian itu tidak layak untukNya, melainkan hanya pantas untuk memuja berhala. Sebagaimana yang sering kita dengar, Tuhan melarang kita menyembahNya hanya dengan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;menurut kata hati kita sendiri.&#8221; Yesus telah bersabda:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Allah itu Roh, dan barang siapa yang menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.&#8221; (Yohanes 4:24)</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Dan apa yang dimaksud dengan kebenaran itu? Firman Tuhan atau Kitab suci Bibel itulah kebenaran. Sebagainya sabda Yesus yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; FirmanMu adalah kebenaran.&#8221; (Yohanes 17:17)</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Di Dalam Bibel sendiri, secara jelas Tuhan berfirman bahwa Dia tidak mau menerima penyembahan kepadaNya, dengan meniru cara penyembahan para penyembah berhala. Begitu pula cara yang dipakai untuk mengagungkan dan</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">memuliakan Yesus Kristus.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Ingatlah sekali lagi, peringatan Yesus yang berbunyi: &#8220;Percuma mereka beribadah kepadaku, sedangkan ajaran yang mereja ajarkan ialah perintah manusia.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Natal atau Christmas adalah tradisi dan ajaran manusia, sedangkan ajaran Tuhan telah melarangnya. Selanjutnya Yesus bersabda lagi:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Sungguh kamu telah menolak ajaran Tuhan, tetapi kamu mengikuti ajaran tradisimu sendiri.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Alangkah tepat firman-firman Tuhan yang dilontarkan kepada berjuta-juta orang yang melakukan Natal itu. Mereka mengabaikan ajaran Tuhan. Tuhan melarang pemujaan yang meniru adat kaum kafir penyembah berhala, tetapi dengan senang hati kita melanggarnya. Tuhan berfirman:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Janganlah kamu berbuat demikian terhadap Tuhanmu.&#8221;</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Ternyata hampir semua orang menganggap ringan larangan itu. Atau karena tidak memiliki dasar agama yang kuat, akhirnya mereka mengikuti tradisi kebanyakan orang-orang untuk merayakan Natal.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Jangan salah! Tuhan membiarkan anda untuk berbuat semaunya dan tidak mengikuti petunjukNya. Tuhan membiarkan kita tenggelam dalam keramaian dan mengikuti tradisi orang-orang. Bahkan Dia akan membiarkan kita berlumuran dosa. Tetapi, Tuhan juga telah memerintahkan kita tentang datangnya hari perhitungan atau pembalasan. Jika kamu menanam, niscaya kamu akan memetik hasilnya. Yesus adalah firman Tuhan yang hidup, sedangkan Bibel adalah firman Tuhan yang tertulis. Dan kita akan diadili sesuai dengan ketetapan yang telah digariskan dalam firman tersebut. Kita pun tidak bisa mengelak dan mengabaikannya.</span></span></p>
<p><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">14. TANPA DISADARI KITA KEMBALI KE MASA BABILONIA</span></span></strong><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><br />
</span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Christmas atau Natal telah menjadi musim panen para pedagang. Ia menjadi sponsor yang terus dilestarikan oleh perusahaan advertising setiap tahun. Anda selalu melihat Santa Claus yang dipajang di setiap toko. Iklan-iklan menyambut dan mengajak kita untuk merayakan &#8220;Beautiful Christmas Spirit&#8221;. Koran yang selalu menjual iklan, ikut menyemarakkan musim kaum kafir tersebut di tajuk rencananya.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Orang yang mudah terbius oleh tradisi ini, akan marah bila ditunjukkan kebenaran dari Tuhan. Padahal &#8220;Christmas Spirit = Semangat Natal&#8221; yang diselenggarakan setiap tahun itu, bukanlah untuk mengangungkan Kristus, melainkan hanya untuk promosi barang-barang dagangan. Sebagaimana rayuan setan lainnya, ia dikemas sedemikian rupa sehingga tampak seperti &#8220;Malaikat Pembawa Terang&#8221; yang amat indah. Setiap tahun jutaan dolar dihabiskan begitu </span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">saja, sementara ajaran Yesus diterlantarkan. Itulah bagian dari sistem perekonomian Babilonia.</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Sebagaimana yang telah diramalkan oleh Bibel (Alkitab), kita merasa berada di negara Kristen, padahal kita di Babilonia, tetapi kita tidak menyadarinya. Ingatlah pesan Alkitab yang berbunyi sebagai berikut:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">&#8220;Pergilah kamu hai umatKu, pergilah dari padanya, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.&#8221; (Wahyu 18:4)</span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;">Oleh karena itu, di tahun ini, daripada jutaan uang tersebut dihambur-hamburkan begitu saja, lebih baik dibelanjakan untuk menunjang pekerjaan Tuhan.</span></span><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"> </span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;">Komentar  YesusKristus.com:</span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><em>Kedatangan Yesus ke dunia adalah mujizat yang besar tapi lebih besar lagi jika Yesus datang ke dalam kehidupan saudara!</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><em>Terimalah Dia sebagai Juruselamat di dalam hatimu.</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><em>Rayakan kelahiranNya dengan pengertian yang benar.</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><em>Immanuel: Allah beserta kita senantiasa.</em></span></span></p>
<p><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;"><span style="color:#000000;"><em>Amen.</em></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=20&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/12/29/kebenaran-tentang-natal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.yesuskristus.com/natal.jpg" medium="image">
			<media:title type="html"> </media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta mengalir seperti sungai</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/08/07/cinta-mengalir-seperti-sungai/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/08/07/cinta-mengalir-seperti-sungai/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 10:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xaveriusboneto.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Cinta itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang udah sepadan. Seperti kata kata berikut,Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan…..yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya…adalah irreversible. Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=17&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://herisugiarto.blogsome.com/images/flower7.jpg" alt="pink flower" />Cinta itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang udah sepadan. Seperti kata kata berikut,Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan…..yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya…adalah irreversible.</p>
<p>Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama.Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang.</p>
<p>Begitu juga dalam kasus, kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti.Jangan pernah takut untuk jatuh cinta. mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita. Tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis jauh lebih pedih karena saat itu kamu menyadari bahwa kamu, tidak pernah memberi….cinta dan kesempatan untuk belajar.</p>
<p>Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen. Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja. Cinta tak harus berakhir bahagia. karena cinta tidak harus berakhir. Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan…. dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran. melainkan dari HATI yang terdalam.</p>
<p>Ketika kamu mencintai, kamu tidak mengharapkan apapun sebagai imbalan, Karena jika demikian, kamu bukan mencintai, melainkan…..investasi. Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan,kamu bukan mencintai….melainkan memanfaatkan. Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu yang tak berguna itu.</p>
<p>Bagaimana kamu akan berkata ” SELAMAT TINGGAL “…. kepada seseorang yang tidak pernah kamu miliki? Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaanmu?.</p>
<p>Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN !!!!!</p>
<p>Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti, Cintailah mereka seperti sungai, sebab Sungai mengalir selamanya……..Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan2 kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa Ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan2 kaca itu. Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali……</p>
<p>courtesy: anonymous</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=17&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/08/07/cinta-mengalir-seperti-sungai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://herisugiarto.blogsome.com/images/flower7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pink flower</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Your Love &#8211; Gita Gutawa Ft. Delon</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/22/your-love-gita-gutawa-ft-delon/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/22/your-love-gita-gutawa-ft-delon/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 06:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xaveriusboneto.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Every time i close my eyes and say my prayer at night i thank God each day for your love that gives me wings to fly up high to reach my dream aim for the sky you always said your head up high smile on your face and wish that you will always be loved [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=16&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Every time i close my eyes<br />
and say my prayer at night<br />
i thank God each day for your love<br />
that gives me wings to fly up high<br />
to reach my dream aim for the sky<br />
you always said</p>
<p>your head up high<br />
smile on your face and wish<br />
that you will always be loved<br />
the stars will lead you every step you take<br />
don’t you ever be afraid<br />
believe in you<br />
and I’ll be there to guide you wherever you may go<br />
thank you for your love, forever</p>
<p>when I am down and the things go wrong<br />
the world against me too<br />
I close my eyes and think of you<br />
and knew what you would say now</p>
<p>your head up high<br />
smile on your face and wish<br />
that you will always be loved<br />
the stars will lead you every step you take<br />
don’t you ever be afraid<br />
believe in you<br />
and I’ll be there to guide you wherever you may go away<br />
giving me my wings to fly high</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=16&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/22/your-love-gita-gutawa-ft-delon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sofware Alkitab Theophilos</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/21/sofware-alkitab-theophilos/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/21/sofware-alkitab-theophilos/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 10:01:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download software]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xaveriusboneto.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Theophilos, software religius kristen termasuk freeware (gratis)..Sangat membantu utk mengingatkan kita akan Tuhan Yesus Kristus..Menariknya setiap bab dapat diucapkan dengan logat bahasa di dunia&#8230;.Mau mencoba silahkan download link:http://www.theophilos.sk/download/theoinst.exe<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=12&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Theophilos, software religius kristen termasuk freeware (gratis)..Sangat membantu utk mengingatkan kita akan Tuhan Yesus Kristus..Menariknya setiap bab dapat diucapkan dengan logat bahasa di dunia&#8230;.Mau mencoba silahkan download link:http://www.theophilos.sk/download/theoinst.exe</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=12&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/21/sofware-alkitab-theophilos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REKAN KERJA DI COUNTER PPMB GUNADARMA</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/rekan-kerja-di-counter-ppmb-gunadarma/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/rekan-kerja-di-counter-ppmb-gunadarma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 07:33:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teman Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Rekan Gawe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://xaveriusboneto.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[BOONETO.. biasa gw dipanggil oleh tman counter dimana gw kerja.. Sebagai new guy, gw harus beradaptasi dgn seniorr&#8230;Pengenalan karakter rekan kerja itu penting buat bagaimana yg terbaik kita hrs menanggapinya..Dalam ruang kerja itu kita, dengan karakter yg berbeda-beda, kudu kerjasama yg baik agar tujuan perusahaan (memuaskan pelanggan/calon mhs baru) dapat tercapai.. Johanes, cool n charism.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=4&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/bonetoo1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-7" src="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/bonetoo1.jpg?w=92&#038;h=119" alt="" width="92" height="119" /></a><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/bonetoo.jpg"><strong>BOONETO.. biasa gw dipanggil oleh tman counter dimana gw kerja..</strong></a></p>
<p style="text-align:left;">Sebagai new guy, gw harus beradaptasi dgn seniorr&#8230;Pengenalan karakter rekan kerja itu penting buat bagaimana yg terbaik kita hrs menanggapinya..Dalam ruang kerja itu kita, dengan karakter yg berbeda-beda, kudu  kerjasama yg baik agar tujuan perusahaan (memuaskan pelanggan/calon mhs baru) dapat tercapai..</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-4"></span></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/johanes1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-8" src="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/johanes1.jpg?w=135&#038;h=141" alt="" width="135" height="141" /></a></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/aghista.jpg">Johanes, cool n charism..<br />
</a></p>
<p style="text-align:left;">Johanes biasa dipanggil Joe. Pria satu ini banyak fansnya klo lagi kerja..Banyak yg mencuri perhatiannya&#8230;Berkarisma dan Guanteng abis biasa dipuja fansnya&#8230;Dia jg pandai bergaul. sangat mengerti soal perasaan wanita..Hobinya dengerin lagu Goo Goo Dolls-khususnya  slide (http://www.youtube.com/watch?v=lkhXa1iN3nM)&#8230;Klo udah kerja bapak satu ini.</p>
<p style="text-align:left;"><!--more--></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/aghista.jpg"><img class="size-medium wp-image-9 alignleft" style="float:left;" src="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/aghista.jpg?w=200&#038;h=150" alt="" width="200" height="150" />Indah Aghista,  cantik, smart, friendly<br />
</a></p>
<p style="text-align:left;">Typicalny asik klo lw jg asik, reseh klo lw jg reseh&#8230;Dia itu skrg benci bgt ama gw lantaran gw menolak pelimpahan kerjanya..Padahal gw sbagai cowo tak mau hal ini terjadi, tp gw tetep berusaha mengerti dan mengalah..Mungkin dia tak suka lantaran gw itu  gak asik (pendiam, suka buat perhitungan)..</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/ledong.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-13" src="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/ledong.jpg?w=200&#038;h=300" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:left;"><!--more--><strong>TAK MEMBOCORKAN PADA TEMAN</strong></p>
<p style="text-align:left;">Nama memberi makna. Itu juga terjadi pada Princess Preschila Principle yang artinya adalah putri cantik yang berprinsip. Namun berkaitan namanya yang terbilang menarik itu, sejak kecil oleh keluarga dan teman-temannya ia lebih sering dipanggil lady. &#8220;Mungkin lebih simpel ketimbang dipanggil Princess,&#8221; ujar gadis berdarah Manado ini.</p>
<p style="text-align:left;">Namun kalau belakangan ini mahasiswi Fakultas Psikologi angkatan 2004 ini kerap didapati sering wara-wiri ke rumah sakit jangan terburu-buru berpikir kalau ia sedang sakit. Kesibukannya itu berkaitan dengan skripsinya. Kebetulan judul skripsinya yang bertemakan Gangguan Tidur Skardia Pada Perawat sudah disetujui..</p>
<p style="text-align:left;">LANJUTNYA DI UG NEWS Vol 5 No.103 20 Mei 2008 Hal 16</p>
<p style="text-align:left;"><!--more--></p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/meychan.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-14" src="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/meychan.jpg?w=200&#038;h=150" alt="" width="200" height="150" /></a><strong>TAK ADA HARI LIBUR</strong></p>
<p style="text-align:left;">Sejak akhir Maret lalu alumnus Jurusan Manajemen Informatika angkatan 2004 ini bertugas di counter penerimaan mahasiswa baru. Menurut Yustika Fajarwati yang akrab dipanggil TIka ini, tugasnya dilakukan bersama 3 temannya yang lain. &#8220;Kalau lagi banyak tamu seringkali kami berempat kewalahan,&#8221; katanya..</p>
<p style="text-align:left;">LANJUTNYA DI UG NEWS Vol 5 No.103 20 Mei 2008 Hal.16</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=4&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/rekan-kerja-di-counter-ppmb-gunadarma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/bonetoo1.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/johanes1.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/aghista.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/ledong.jpg?w=200" medium="image" />

		<media:content url="http://xaveriusboneto.files.wordpress.com/2008/06/meychan.jpg?w=200" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/hello-world/</link>
		<comments>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 04:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>xaveriusboneto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=1&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/xaveriusboneto.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/xaveriusboneto.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=xaveriusboneto.wordpress.com&amp;blog=4025142&amp;post=1&amp;subd=xaveriusboneto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://xaveriusboneto.wordpress.com/2008/06/20/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6f21977e207b3001530d02786c745c7a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">xaveriusboneto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
